Yolandaryu’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Kota Tomohon March 11, 2008

Filed under: Uncategorized — yolandaryu @ 5:52 am

Iklim, struktur tanah Kota Tomohon sangat sesuai untuk pengembangan berbagai potensi pertanian. Kota Tomohon dikenal sebagai salah satu penghasil sayuran (hortikultura) dengan wilayah pemasaran Indonesia bagian Timur. Salah satu potensi pertanian yang dikembangkan oleh penduduk Kota Tomohon sejak dahulu adalah budidaya tanaman hias (floriculture). Pengembangan tanaman hias di Kota Tomohon selain karena beberapa faktor teknis di atas, juga karena faktor budaya masyarakat yang sejak dahulu terkenal sebagai petani tanaman hias.

Berdasarkan hasil penelitian dari BALITBANG Pengembangan Tanaman Hias Direktorat Tanaman Hias Departemen Pertanian RI menjelaskan bahwa Kota Tomohon terletak pada garis Wallace yang menyebabkan beberapa jenis tanaman hias yang spesifik di Indonesia tumbuh di Kota Tomohon.

Budidaya tanaman hias dalam hubungannya dengan perekonomian memiliki backward linkage serta forward linkage dengan kegiatan lainnya. Selain itu kegiatan di bidang pertanian khususnya budidaya tanaman hias memiliki keunggulan berbanding (comparative advantage) dengan kegiatan lainnya. Budidaya tanaman hias adalah suatu kegiatan yang memiliki keterkaitan lintas sektor yang mampu membangkitkan multiplier effect yang sangat signifikan bagi tumbuhnya mata rantai usaha, terutama UKM (Usaha Kecil Menengah) sehingga membantu penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat.

Multiiplier Effect Pengembangan Bunga

Multiplier Effect Pengembangan Bunga

Dari gambar ini, komoditas tanaman hias memiliki arti strategis bagi Kota Tomohon karena tanaman hias diharapkan sebagai suatu prime mover dalam dunia pariwisata dan sekaligus menjadi leverage (pengungkit) bagi peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat Kota Tomohon.

Letak Kota Tomohon yang strategis yang merupakan pelintasan kabupaten/kota menuju ke ibukota Propinsi Sulawesi Utara, karena terletak pada daerah dataran tinggi (400-1200 dpl) sehingga merupakan daerah tujuan wisata (DTW) yang baik untuk minat ecotourism dan agrotourism karena kondisi alam yang menjanjikan. Untuk itulah maka kota ini sangat tepat untuk dijadikan pilihan bagi masyarakat untuk menjadikan tempat ini secondary house.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s