Yolandaryu’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Kota Tomohon March 11, 2008

Filed under: Uncategorized — yolandaryu @ 5:52 am

Iklim, struktur tanah Kota Tomohon sangat sesuai untuk pengembangan berbagai potensi pertanian. Kota Tomohon dikenal sebagai salah satu penghasil sayuran (hortikultura) dengan wilayah pemasaran Indonesia bagian Timur. Salah satu potensi pertanian yang dikembangkan oleh penduduk Kota Tomohon sejak dahulu adalah budidaya tanaman hias (floriculture). Pengembangan tanaman hias di Kota Tomohon selain karena beberapa faktor teknis di atas, juga karena faktor budaya masyarakat yang sejak dahulu terkenal sebagai petani tanaman hias.

Berdasarkan hasil penelitian dari BALITBANG Pengembangan Tanaman Hias Direktorat Tanaman Hias Departemen Pertanian RI menjelaskan bahwa Kota Tomohon terletak pada garis Wallace yang menyebabkan beberapa jenis tanaman hias yang spesifik di Indonesia tumbuh di Kota Tomohon.

Budidaya tanaman hias dalam hubungannya dengan perekonomian memiliki backward linkage serta forward linkage dengan kegiatan lainnya. Selain itu kegiatan di bidang pertanian khususnya budidaya tanaman hias memiliki keunggulan berbanding (comparative advantage) dengan kegiatan lainnya. Budidaya tanaman hias adalah suatu kegiatan yang memiliki keterkaitan lintas sektor yang mampu membangkitkan multiplier effect yang sangat signifikan bagi tumbuhnya mata rantai usaha, terutama UKM (Usaha Kecil Menengah) sehingga membantu penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat.

Multiiplier Effect Pengembangan Bunga

Multiplier Effect Pengembangan Bunga

Dari gambar ini, komoditas tanaman hias memiliki arti strategis bagi Kota Tomohon karena tanaman hias diharapkan sebagai suatu prime mover dalam dunia pariwisata dan sekaligus menjadi leverage (pengungkit) bagi peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat Kota Tomohon.

Letak Kota Tomohon yang strategis yang merupakan pelintasan kabupaten/kota menuju ke ibukota Propinsi Sulawesi Utara, karena terletak pada daerah dataran tinggi (400-1200 dpl) sehingga merupakan daerah tujuan wisata (DTW) yang baik untuk minat ecotourism dan agrotourism karena kondisi alam yang menjanjikan. Untuk itulah maka kota ini sangat tepat untuk dijadikan pilihan bagi masyarakat untuk menjadikan tempat ini secondary house.

 

About bunaken

Filed under: Uncategorized — yolandaryu @ 5:47 am

Bunaken

Taman laut Bunaken yang sangat terkenal, dengan area sebesar 75.26 hektar ini, terletak sangat dekat dengan Manado dan terdiri dari 5 pulau yang berdekatan yaitu Bunaken, Manado Tua, Siladen, Mantehage, dan Nain.

Tempat ini masuk dan menduduki 10 tempat menyelam yang terpopuler di dunia untuk dikunjungi dan diselami. Menawarkan penyelaman yang spektakular sampai pada kedalaman 100 meter dan air laut hangat yang mengundang.

 

 

Sejarah binsus

Filed under: Uncategorized — yolandaryu @ 5:25 am

Lembaga SMU Kristen 1 Tomohon didirikan pada tanggal 15 September 1951 yang pada mulanya berlokasi di Kaaten Tomohon, yang penyelenggaraannya oleh Badan Pekerja Sinode Gereja Masehi Injili di Minahasa (BPS-GMIM) dibawah Dinas Pendidikan dan Persekolahan GMIM (sekarang Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Kristen-YPPK). Nantinya, pada tahun 1959-1960, pada saat pecah Pergolakan Permesta di Minahasa – Sulawesi Utara, kegiatan belajar dan mengajar dipindahkan sementara ke Manado yaitu di Titiwungen (sekarang lokasi bekas sekolah darurat tersebut menjadi SMU Kristen El-Fatah Manado). Pada tahun 1961 setelah mengalami perubahan lokasi dari Kaaten ke Manado, maka SMA Kristen Tomohon berpindah lokasi ke tempat sekarang ini, yaitu di Kuranga (Talete II) Tomohon, di belakang kompleks Kantor Sinode GMIM. Oleh pemerintah, dalam hal ini PDK (Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI) merestui SMA Kristen Tomohon dan SMA Kristen Manado (YPKM). Untuk SMA Kristen Tomohon (waktu itu masih berstatus swasta penuh), selaku Kepala Sekolah waktu itu adalah Dra. Fatma Langi (1961-1975).

        Sebelumnya, SMA Kristen Tomohon dipimpin oleh alm.Pdt.J.F. Parengkuan, S.Th. (1951-1960), kemudian Drs. Lengkong dengan lokasi kegiatan belajar dan mengajar (KBM) di Kaaten Tomohon.

        Terhitung tanggal 1 Agustus 1965, statusnya berubah dari Swasta Penuh menjadi Swasta Bersubsidi dengan S.K. Menteri PDK RI No.4112/BS/B11, tertanggal 15 Desember 1966. Dengan adanya peningkatan status sekolah ini maka pemerintah mulai memberikan bantuan tenaga guru. 

        Dari masa ke masa, SMA Kristen Tomohon berkembang kapasitas muridnya. Sampai tahun 1995 saja tercatat ada 726 siswa dengan 17 kelas.

        Untuk dapat menampung siswa-siswa sekian banyak tersebut, maka diambil kebijaksanaan, yaitu: sebagian siswa dalam proses belajar mengajar (PBM) berlaku dari pagi sampai siang hari, sebagian lagi berlaku mulai siang hari sampai petang hari. Hal ini berjalan terus hingga tahun 1993.

        Pada tahun 1980, dengan adanya Sidang Raya XI DGI (sekarang PGI- Persekutuan Gereja di Indonesia) di Bukit Inspirasi Tomohon, maka GMIM dapat membangun 6 ruang belajar atas bantuan SR-DGI XI tersebut. Dan pada tahun 1981 orang tua siswa juga sudah dapat membangun gedung bertingkat dua, yang diperuntukkan bagi ruang kantor/Tata Usaha, ruang Kepala Sekolah, ruang BP/BK, ruang Perpustakaan, 2 ruang laboratorium IPA (Biologi/Fisika dan Kimia) serta 3 ruang belajar. Hal ini dapat terlaksana berkat usaha dan peran serta orang tua siswa, dermawan/donatur, lembaga terkait, termasuk juga perhatian pemerintah untuk lembaga pendidikan ini.

        Sejak 1976-1993, pimpinan SMA Kristen Tomohon dipercayakan kepada Bapak J.F.Liuw,B.A. Sebelumnya, beliau adalah tenaga pengajar SMA Kristen Tomohon sejak tahun 1962. Pada masa J.F.Liuw,B.A. ini, banyak usaha pengembangan lembaga ini, tahap demi tahap yang menunjukkan prestasi di Kabupaten Minahasa, se-Sulawesi utara, bahkan di tingkat Nasional.

        Dalam menjalankan purna karya Bapak J.F.Liuw,BA, maka pada tanggal 19 Maret 1993 Kepala Sekolah SMA Kristen Tomohon diserahterimakan dari bapak J.F.Liuw,BA kepada Bapak Drs. Bernhard Abednego Kainde. Bapak B.A.Kainde sudah menjadi tenaga pengajar di SMA Kristen Tomohon sejak tahun 1962 sebagai tenaga pengajar bidang studi Kimia.


        Untuk dapat menjadi sekolah teladan, melalui Surat Keputusan Sidang Badan Pekerja Sinode Lengkap (SBPSL) GMIM ke-71 di Tenga tanggal 30 Maret – 2 April 1993 tentang Program Umum dan ABP GMIM 1993-1994, Bab I butir c. nomor 6.1.1., SMA Kristen Tomohon dipercayakan dan dinilai dapat dijadikan SMA Kristen Model (kelas binaan khusus). Hal ini juga diungkapkan dalam upacara serah terima Kepala SMA Kristen Tomohon dari Bapak JF Liuw,BA kepada Bapak Drs.Bernhard A.Kainde.

        Dalam permulaan Tahun Ajaran 1993-1994 oleh YPPK-GMIM, memberikan gedung bekas SMKK Kristen Tomohon yang terletak di samping barat lokasi SMA Kristen Tomohon, sehingga mulai tahun ajaran yang baru tersebut, kegiatan belajar dan mengajar seluruhnya diberlakukan mulai pagi sampai siang hari (yaitu dengan cara menghapus kelas sore).


        Pada tanggal 2 Mei 1994, oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI saat itu, yaitu Prof.Dr.Ing.Wardiman Djojonegoro, mencanangkan “Program Wajib Belajar 9 Tahun”, dengan perubahan antara lain nama SMP (Sekolah Menengah Pertama) diganti SLTP (Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama), SMA (Sekolah Menengah Atas) diganti menjadi SMU (Sekolah Menengah Umum). Dengan demikian SMA Kristen 1 Tomohon berubah nama menjadi SMU Kristen 1 Tomohon serta Sistem Kredit Semester (SKS) dicabut karena sudah tidak efektif lagi dan diganti menjadi sistem Catur Wulan (CAWU) – empat bulanan.

        Untuk menengembangkan sarana olah raga, maka tahun 1993 dibangun lapangan bola basket di halaman sekolah selama satu setengah tahun dan menelan biaya sebesar Rp.10.000.000. usaha ini dikerjakan dengan perataan lapangan sekolah dengan buldozer dan dilanjutkan dengan usaha kegiatan OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah) yang dikoordinasi oleh almarhum Drs.J.A.Palit. Usaha untuk mengumpulkan dana untuk pembangunan lapangan basket ini dengan mengedarkan kupon berhadiah kepada seluruh keluarga besar SMA Kristen 1 Tomohon.

        Selain itu pula dibangun Gedung Serba Guna sejak tahun 1994 selama 2,5 tahun, berukuran 30×18 meter dengan masa penggunaan ditargetkan sekitar 50 tahun. Usaha pembangunan GSG ini diperkirakan akan menelan biaya sebesar 40 juta rupiah. Manfaat dari GSG yang terletak di samping barat halaman sekolah dan menghimpit SMEA/SMK Kristen Tomohon ini, antara lain sebagi tempat seminar/loka karya, perteuan, rapat-rapat, gedung bengkel kerja untuk melengkapi kebutuhan demi kelancaran proses belajar dan mengajar. Gedung ini ditutup oleh atap khusus, dan dirancang dengan disain arsitektur yang indah dan unik, serta lantainya terbuat dari balok kayu yang memiliki ‘kolong’ di bawahnya. Gedung ini nantinya selesai sama sekali pada tahun 1997. Dan direncanakan untuk diresmikan oleh Bupati KDH Minahasa, alm. Drs. K.L.Senduk pada perayaan HUT sekolah, namun batal karena bupati berhalangan.

         Untuk dapat menjadi  lancar kegiata hariannya, SMU Kristen “MODEL” Tomohon yang berlaku sejak tahun 1993 sebagai angkatan pertamanya, berlokasi di eks. Asrama SPG Kristen Tomohon, dipercayakan untuk memimpinnya adalah Pdt.Sammy L.Langelo,S.Th. Pada masa Pdt.Langelo, disiplin selalu ditegakkandengan berpegang teguh pada prinsip yang Yesus Kristus ajarkan kepada murid-muridNya (disiplin itu sendiri berasal dari kata Latin disciplina, yang dikembangkan dalam bahasa Inggris disciple dan discipline, dimana disciple artinya murid-murid Tuhan Yesus, dan discipline adalah disiplin).SMU Kristen Tomohon mendapat bantuan 20 unit komputer dari MPPK lewat Bapak Dr.Agus Tangyong, MA.,MA. bulan Juli 1995 yang kemudian direalisasikan pada tahun 1996. Hal ini menambah jam pelajaran sekolah ini dengan mata pelajaran khusus Komputer, dengan materi pelajaran DOS/WS/Lotus.

       Setelah sekitar satu setengah tahun memegang jabatan Kepala / Pengawas Asrama MODEL (kelas binaan khusus), maka Pdt. S.L.Langelo kemudian diganti oleh Pdt. Ibrahim Senduk Karundeng,S.Th. (setelah pada masa peralihan sebelumnya yang dipegang sementara oleh Pdt. D.M.Mandang, STh. dan berikutnya oleh ibu Dra.Ny.S.Dien-Mamuaja,S.Pd.) Bapak Pdt I.S.Karundeng kesehariannya dibantu oleh dua guru SMU Kristen 1 Tomohon, yaitu Drs. Jaya Pramono dari UKSW Salatiga dan Zeth Mangeber, SPd.

        Pada Tahun Ajaran 1996/1997, setelah sekitar 1,5 tahun memegang jabatan sebagai Kepala Asrama, Pdt.I.S.Karundeng,STh. diganti lagi oleh John Alexander Rondonuwu yang juga merupakan Kepala Tata Usaha SMU Kristen 1 Tomohon sejak tanggal 6 Januari 1975 hingga saat ini (2002). Bapak Rondonuwu akrab dipanggil Kak Jhon karena beliau adalah Kepala Pembina Pramuka (scout) se-Minahasa. 

        Pada bulan Maret 1998, Kak Jhon Rondonuwu diganti oleh Guru Agama SMU Kristen 1 Tomohon yang juga merupakan pembina rohani/bimbingan kerohanian Asrama MODEL SMU Kristen 1 Tomohon yaitu Pdt.Jeffry Kalalo, S.Th

        Pada tahun ajaran 1996/1997, atas usaha dari bapak Kepala Sekolah Drs.BA Kainde, maka diadakan satu set lengkap Drum Band untuk SMU Kristen 1 Tomohon. Atas kepercayaan pihak penyalur kepada Bapak BA. Kainde selaku sebagai Kepala Sekolah, biaya sebesar 27 juta rupiah dapat dilunasi dengan cara mencicil.

Pada akhir Desember 1996 diadakan Kongres Majelis Pusat Pendidikan Kristen (MPPK) Tingkat Nasional di rantepao – Toraja, dimana SMU Kristen 1 Tomohon dan sebuah sekolah SMU Kristen di Rantepao dipilih menjadi pilot project dari MPPK. 

Pada akhir abad XX tahun 1999 -menjelang MILLENIUM III (tahun 2001), SMU Kristen 1 Tomohon telah melepaskan kurang lebih 5800 orang alumnus yang akan dan telah berkarya di daerah maupun di tingkat nasional, bahkan internasional baik di dalam pemerintahan, militer maupun perusahaan swasta serta organisasi lainnya. 

Dalam HUT sekolah tanggal 15 September 1999, Kepsek Drs.B.A.Kainde diganti oleh Kepsek dari SMK Kristen Sonder, bapak Drs.J.TIWA, dan Tahun 2002 yang lalu diganti lagi oleh Bapak John Katuuk asal Kamasi.

Tahun 2001, SMU Kristen 1 Tomohon merayakan Tahun EMAS HUT ke-50, yang dipusatkan di Aula SMU Kristen 1 Tomohon, yang adalah aula sekolah kebanggaan karya dari Bapak Drs.B.A.Kainde.

Sampul belakang buku tulis SMUKrTo terbaru

  Berdasarkan Keputusan Rapat Badan Pekerja Sinode Lengkap ke-15 Tahun 2002 di Jemaat “Torsina” Tumumpa Wilayah Manado Utara III, maka Kelas Binaan Khusus pada SMU Kristen I Tomohon, ditingkatkan/dimekarkan menjadi institusi yang berdiri sendiri menjadi SMU Kristen II Tomohon.
Tahun Pelajaran 2003-2004, SMU Kristen II Tomohon dengan manajemen persekolahan modern yang terfokus pada iklim pembelajaran yang berwawasan keunggulan dan bernuansa Kristiani membuka Pendaftaran Calon Siswa Baru, dengan syarat:

  1. MEMILIKI SURAT TANDA KELULUSAN (STK) DENGAN NILAI RATA-RATA MINIMAL 7, KHUSUS MATA PELAJARAN; MATEMATIKA, IPA dan BAHASA INGGRIS 6,5
  2. LULUS SELEKSI MELIPUTI TES POTENSI AKADEMIK, TES PSIKOLOGI dan KESEHATAN.
  3. BERSEDIA TINGGAL DI ASRAMA.

Pendaftaran berlangsung sampai dengan tanggal 28 Juni 2003 (Kompleks SMU Kristen I Tomohon) selama jam kerja dengan membawa dokumen pendaftaran, sebagai berikut:
1. Akte Kelahiran 3 lembar fotocopy
2. STK SLTP asli, bersama 3 lembar fotocopy
3. Pasfoto 3 lembar, dengan ukuran 3×4 cm
4. Rapor Kelas I, II, III SLTP

 
 

Ujian Nasional

Filed under: Uncategorized — yolandaryu @ 4:54 am

Kontroversi Ujian Nasional
Perdebatan muncul tidak hanya karena kebijakan UN yang digulirkan Departemen Pendidikan Nasional minim sosialisasi dan tertutup, tapi lebih pada hal yang bersifat fundamental secara yuridis dan pedagogis. Dari hasil kajian Koalisi Pendidikan, setidaknya ada empat penyimpangan dengan digulirkannya UN.

Pertama, aspek pedagogis. Dalam ilmu kependidikan, kemampuan peserta didik mencakup tiga aspek, yakni pengetahuan (kognitif), keterampilan (psikomotorik), dan sikap (afektif). Tapi yang dinilai dalam UN hanya satu aspek kemampuan, yaitu kognitif, sedangkan kedua aspek lain tidak diujikan sebagai penentu kelulusan.

Kedua, aspek yuridis. Beberapa pasal dalam UU Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003 telah dilanggar, misalnya pasal 35 ayat 1 yang menyatakan bahwa standar nasional pendidikan terdiri atas standar isi, proses, kompetensi lulusan, tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, pembiayaan, dan penilaian pendidikan, yang harus ditingkatkan secara berencana dan berkala. UN hanya mengukur kemampuan pengetahuan dan penentuan standar pendidikan yang ditentukan secara sepihak oleh pemerintah.

Pasal 58 ayat 1 menyatakan, evaluasi hasil belajar peserta didik dilakukan oleh pendidik untuk memantau proses, kemajuan, dan perbaikan hasil belajar peserta didik secara berkesinambungan. Kenyataannya, selain merampas hak guru melakukan penilaian, UN mengabaikan unsur penilaian yang berupa proses.

Selain itu, pada pasal 59 ayat 1 dinyatakan, pemerintah dan pemerintah daerah melakukan evaluasi terhadap pengelola, satuan jalur, jenjang, dan jenis pendidikan. Tapi dalam UN pemerintah hanya melakukan evaluasi terhadap hasil belajar siswa yang sebenarnya merupakan tugas pendidik.

Ketiga, aspek sosial dan psikologis. Dalam mekanisme UN yang diselenggarakannya, pemerintah telah mematok standar nilai kelulusan 3,01 pada tahun 2002/2003 menjadi 4,01 pada tahun 2003/2004 dan 4,25 pada tahun 2004/2005. Ini menimbulkan kecemasan psikologis bagi peserta didik dan orang tua siswa. Siswa dipaksa menghafalkan pelajaran-pelajaran yang akan di-UN-kan di sekolah ataupun di rumah.

Keempat, aspek ekonomi. Secara ekonomis, pelaksanaan UN memboroskan biaya. Tahun lalu, dana yang dikeluarkan dari APBN mencapai Rp 260 miliar, belum ditambah dana dari APBD dan masyarakat. Pada 2005 memang disebutkan pendanaan UN berasal dari pemerintah, tapi tidak jelas sumbernya, sehingga sangat memungkinkan masyarakat kembali akan dibebani biaya. Selain itu, belum dibuat sistem yang jelas untuk menangkal penyimpangan finansial dana UN. Sistem pengelolaan selama ini masih sangat tertutup dan tidak jelas pertanggungjawabannya. Kondisi ini memungkinkan terjadinya penyimpangan (korupsi) dana UN.

Selain itu, pada penyelenggaraan UAN tahun ajaran 2003/2004, Koalisi Pendidikan menemukan berbagai penyimpangan, dari teknis hingga finansial. Pertama, teknik penyelenggaraan. Perlengkapan ujian tidak disediakan secara memadai. Misalnya, dalam mata pelajaran bahasa Inggris, salah satu kemampuan yang diujikan adalah listening. Supaya bisa menjawab soal dengan baik, peserta ujian memerlukan alat untuk mendengar (tape dan earphone). Pada prakteknya, penyelenggara ujian tidak memiliki persiapan peralatan penunjang yang baik.

Kedua, pengawasan. Dalam penyelenggaraan ujian, pengawasan menjadi bagian penting dalam UAN untuk memastikan tidak terjadinya kecurangan yang dilakukan oleh peserta. Fungsi pengawasan ini diserahkan kepada guru dengan sistem silang–pengawas tidak berasal dari sekolah yang bersangkutan, tapi dari sekolah lain. Tapi, pada kenyataannya, terjadi kerja sama antarguru untuk memudahkan atau memberi peluang siswa menyontek.

Kasus di beberapa sekolah, guru, terutama untuk mata pelajaran yang dibuat secara nasional seperti matematika, bahasa Inggris, atau ekonomi, dengan berbagai modus memberi kunci jawaban kepada siswa. Selain itu, pada tingkat penyelenggara pendidikan daerah seperti dinas pendidikan, usaha untuk menggelembungkan (mark-up) hasil ujian pun terjadi. Caranya dengan membuat tim untuk membetulkan jawaban-jawaban siswa.

Ketiga, pembiayaan. Dalam dua kali UAN, penyelenggaraannya dibebankan pada pemerintah pusat dan daerah melalui APBN dan APBD. Artinya, peserta ujian dibebaskan dari biaya mengikuti UAN. Tapi, pada tingkatan sekolah, tidak jelas bagaimana sistem penghitungan dan distribusi dana ujian (baik APBN maupun APBD). Posisi sekolah hanya tinggal menerima alokasi yang sudah ditetapkan oleh penyelenggara di atasnya. Akibatnya, walau menerima dana untuk menyelenggarakan UAN, sekolah menganggap jumlahnya tidak mencukupi, sehingga kemudian membebankannya pada peserta ujian. Caranya dengan menumpangkan pada biaya SPP atau biaya acara perpisahan.

Sebenarnya, dalam pertemuan dengan Koalisi Pendidikan pada 4 November 2004, Menteri Pendidikan sudah menyatakan ketidaksetujuannya pada UAN dan akan menggantinya dengan ujian masuk pada sekolah-sekolah yang dianggap elite. Apalagi dukungan DPR pun tidak ada. Sebagai bentuk ketidaksetujuannya, Komisi Pendidikan DPR tidak mengalokasikan dana untuk UAN pada tahun 2005.

Sayangnya, tiba-tiba Menteri Pendidikan menggulirkan Peraturan Menteri Pendidikan Nomor 1 Tahun 2005 sebagai dasar Departemen Pendidikan Nasional menyelenggarakan UN. Karena secara substansial tidak ada perbedaan signifikan antara UN tahun ajaran 2004/2005 dan UAN tahun ajaran 2002/2003 dan 2003/2004, perdebatan yang sama terjadi kembali.(Ade Irawan, Sekretaris Koalisi Pendidikan, Anggota Badan Pekerja ICW)

Dilema Ujian Nasional (UN)

Sejak hasil Ujian Nasional SMU dipublikasikan Senin lalu dan banyak siswa yang tidak lulus karena nilainya dibawah 4.25, bertubi-tubi kritikan terus melayang ke pemerintah. Mulai dari “tidak sensitif terhadap permasalahan”, sampai ke “pemerintah melanggar HAM!”. Sayangnya hampir semua kritikan tidak konstruktif. Misalnya, pernah ada siswa yang memprotes kenapa belajar 3 tahun ditentukan 3 jam? Ada juga yang protes kenapa kelulusan ditentukan hanya dengan 3 mata pelajaran.

Kalau ujian 3 mata pelajaran saja tidak lulus, kalau ditambah lagi, jangan-jangan semakin tidak lulus?

Ujian 3 jam untuk menilai proses belajar 3 tahun juga tidak dapat terlalu disalahkan. Tentu saja hasil ujian nasional bisa lebih mencerminkan kualitas akademik siswa kalau frekuensinya lebih sering (contoh: 3 bulan sekali). Tetapi dengan kekurangan anggaran nasional yang terus terjadi, akan terasa lebih pantas kalau dana pemerintah dipakai untuk memperbaiki kualitas guru dan sarana pengajaran.

Ini kembali mengingatkan kita kalau UN bukan masalah gampang. Di satu sisi eksekutif ditekan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, dan di sisi yang lain juga dituntut untuk meluluskan sebanyak mungkin siswa.

Ada dua rantai dalam meningkatkan kualitas pendidikan, pertama meningkatkan kualitas pendidikan itu sendiri, dan yang kedua adalah mengevaluasi output dari hasil pendidikan, antara lain dengan UN. Jika kualitas sudah diupayakan untuk meningkat, tapi tidak pernah dievaluasi, lalu dari mana pemerintah tahu kalau kualitas pendidikan sudah lebih baik. Kalau sudah dievaluasi, dan siswa-siswa yang kualitasnya dibawah standar tetap diluluskan, berarti pemerintah melakukan kebohongan publik.

Atau standarnya diturunkan? Nilai minimum 4,25 saja sudah terdengar sangat rendah, kalau diturunkan berarti kualitas akademik pelajar Indonesia semakin rendah. Atau standar kelulusan ditentukan secara regional (apalagi dengan semangat otonomi daerah)? Berarti si Fulan bisa jadi orang pintar di provinsi A tapi jadi orang geblek di provinsi B. Bukannya seharusnya kepintaran adalah sesuatu yang universal?

Oleh karena itu, ujian nasional harus tetap diadakan, dengan standar (yang kalau bisa) terus menerus dinaikkan. Tetapi ini tidak berarti pemerintah tinggal berpangku tangan, karena anda, pemerintah, punya ujian yang jauh lebih berat, yaitu meningkatkan kualitas pendidikan.

 

About Frienship March 8, 2008

Filed under: Uncategorized — yolandaryu @ 5:03 am

Tipe Sahabat sejati : 

î       Sahabat penolong, Ciri-ciri sahabat penolong: ia menjaga dirimu dan milikmu sewaktu engkau lengah, ia melindungimu sewaktu engkau ketakutan, dan ia membantu lebih dari yang kau perlukanî       Sahabat pada waktu senang dan susah, Ciri-ciri sahabat pada waktu senang dan susah: ia menceritakan rahasianya kepadamu, ia menjaga segala rahasia dirimu, ia tidak meninggalkanmu saat engkau kesulitan, dan ia bahkan rela berkorban hidup bagi dirimu.

î        Sahabat yang memberi nasehat baik,

Aku bangga dapati dirimu seadanya..
kupikir, pantaslah dirimu kutemani
aku bahagia, sungguh ingin terurai kata…
KAULAH SAHABATKU….

bila hari-harimu berselimutkan duka
kudoakan Damai bagimu
bila hari-harimu tertimpa bahaya
kudoakan KASIH bagimu

bila hari-harimu berlarut ceria
kudoakan BAHAGIA bersamamu

selama matahari masih terbit dan tenggelam
selama bulan dan bintang dilangit masih bercahaya
selama panas dan hujan masih silih berganti
AKULAH SAHABATMU

bersama kita merangkai KARSA
bersama kita menyusun CERITA
bersama kita satukan ASA
berjalan terus bersama CINTA

bila mungkin adanya, kita kan bersama
selalu dan selamanya
dalam doa dan pinta……
BAHAGIA….

Akhirnya……………………….

Saya mengucapkan terima kasih banyak buat atasan ,rekan – rekan� ataupun karyawan semuanya , yang tidak bisa saya sebut kan satu persatu . Saya minta mohon maaf� sebesar2nya jika ada kesalahan baik disengaja ataupun tidak . Saya akan menjaga tali persaudaraan yang sudah kita jalin selama ini bisa tetap di pertahankan .

Sahabat adalah kebutuhan jiwa, yang mesti terpenuhi.

Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih dan kau panen dengan penuh rasa terima kasih.

Dan dialah pula naungan dan pendianganmu.

Karena kau menghampirinya saat hati lapar dan mencarinya saat jiwa butuh kedamaian.

Bila dia bicara, mengungkapkan pikirannya, kau tiada takut membisikkan kata “tidak” di kalbumu sendiri, pun tiada kau menyembunyikan kata “ya”.

Dan bilamana ia diam, hatimu tiada ‘kan henti mencoba merangkum bahasa hatinya;

Karena tanpa ungkapan kata, dalam rangkuman persahabatan, segala pikiran, hasrat, dan keinginan terlahirkan bersama dengan suka cita yang utuh, pun tiada terkirakan.

Di kala berpisah dengan sahabat, janganlah berdukacita;

Karena yang paling kaukasihi dalam dirinya, mungkin lebih cemerlang dalam ketiadaannya, bagai sebuah gunung bagi seorang pendaki, nampak lebih agung, daripada tanah ngarai dataran.

Dan tiada maksud lain dari persahabatan, kecuali saling memperkaya ruh kejiwaan. Karena kasih yang masih menyisakan pamrih, di luar jangkauan misterinya, bukanlah kasih, tetapi sebuah jala yang ditebarkan: hanya menangkap yang tiada diharapkan.

Dan persembahkanlah yang terindah bagi sahabatmu.

Jika dia harus tahu musim surutmu, biarlah dia mengenal pula musim pasangmu.

Gerangan apa sahabat itu, hingga kau senantiasa mencarinya, untuk sekedar bersama dalam membunuh waktu?

Carilah ia, untuk bersama, menghidupkan sang waktu!

Karena dialah yang bisa mengisi kekuranganmu, bukan untuk mengisi kekosonganmu.

Dan dalam manisnya persahabatan, biarkanlah ada tawa-ria, berbagi kebahagiaan.

Karena dalam titik-titik kecil embun pagi, hati manusia menemukan fajar hari dan gairah segar kehidupan.

Ciri sahabat tamak: ia sangat tamak, ia hanya memberi sedikit dan meminta banyak, ia melakukan pekerjaan karena takut, dan ia hanya ingat kepentingannya sendiri.

·        Sahabat yang besar mulut, Ciri-ciri sahabat yang besar mulut: ia menyatakan bersahabat berkenaan dengan hal-hal lampau, atau hal-hal mendatang; ia berusaha mendapatkan simpati dengan kata-kata kosong; dan jika ada kesempatan membantu, ia menyatakan tidak sanggup.·        Sahabat penjilat, Ciri-ciri sahabat penjilat: ia menyetujui hal-hal yang salah, ia pun tidak menganjurkan hal-hal yang benar, di hadapanmu ia memuji dirimu, dan di belakangmu ia merendahkan dirimu.·        Sahabat pemboros.Ciri-ciri sahabat pemboros: ia menjadi kawanmu jika engkau gemar pesta pora, senang berkeliaran di jalan pada waktu yang tidak pantas, senang mengejar tempat-tempat hiburan dan pertunjukan, dan jika engkau gemar berjudi. Sahabat yang tamak, Ciri sahabat tamak: ia sangat tamak, ia hanya memberi sedikit dan meminta banyak, ia melakukan pekerjaan karena takut, dan ia hanya ingat kepentingannya sendiri.·        Sahabat yang besar mulut, Ciri-ciri sahabat yang besar mulut: ia menyatakan bersahabat berkenaan dengan hal-hal lampau, atau hal-hal mendatang; ia berusaha mendapatkan simpati dengan kata-kata kosong; dan jika ada kesempatan membantu, ia menyatakan tidak sanggup.·        Sahabat penjilat, Ciri-ciri sahabat penjilat: ia menyetujui hal-hal yang salah, ia pun tidak menganjurkan hal-hal yang benar, di hadapanmu ia memuji dirimu, dan di belakangmu ia merendahkan dirimu.·        Sahabat pemboros.Ciri-ciri sahabat pemboros: ia menjadi kawanmu jika engkau gemar pesta pora, senang berkeliaran di jalan pada waktu yang tidak pantas, senang mengejar tempat-tempat hiburan dan pertunjukan, dan jika engkau gemar berjudi.Ciri sahabat tamak: ia sangat tamak, ia hanya memberi sedikit dan meminta banyak, ia melakukan pekerjaan karena takut, dan ia hanya ingat kepentingannya sendiri.·        Sahabat yang besar mulut, Ciri-ciri sahabat yang besar mulut: ia menyatakan bersahabat berkenaan dengan hal-hal lampau, atau hal-hal mendatang; ia berusaha mendapatkan simpati dengan kata-kata kosong; dan jika ada kesempatan membantu, ia menyatakan tidak sanggup.·        Sahabat penjilat, Ciri-ciri sahabat penjilat: ia menyetujui hal-hal yang salah, ia pun tidak menganjurkan hal-hal yang benar, di hadapanmu ia memuji dirimu, dan di belakangmu ia merendahkan dirimu.·        Sahabat pemboros.Ciri-ciri sahabat pemboros: ia menjadi kawanmu jika engkau gemar pesta pora, senang berkeliaran di jalan pada waktu yang tidak pantas, senang mengejar tempat-tempat hiburan dan pertunjukan, dan jika engkau gemar berjudi.Ciri-ciri sahabat yang memberi nasehat baik: ia mencegah engkau berbuat jahat, ia menganjurkan engkau berbuat benar, ia memberitahukan kebenaran yang belum pernah engkau dengar, dan ia menunjukkan engkau jalan yang benar.î       Sahabat yang bersimpati. Ciri-ciri sahabat yang bersimpati: ia tidak bergembira atas kesusahanmu, ia turut senang atas kebahagiaanmu, ia mencegah orang lain menjelekkan dirimu, dan ia membenarkan orang yang memuji dirimu.

 

About Basket

Filed under: Uncategorized — yolandaryu @ 4:45 am

Basket Tak Mengenal Batas
29-Okt-2004 13:59NBA ternyata tak menutup diri melakukan kerjasama dengan induk orgnisasi basket dunia FIBA. Awal April 2004 lalu kedua belah pihak melakukan workshop selama 2 hari di New York. Tujuannya tak lain untuk mengembangkan kerjasama 2 induk organisasi basket ini dalam komitmen mereka mengembangkan bolabasket ke seluruh dunia.

Hal yang dibahas termasuk partisipasi para pemain NBA dalam kompetisi internasional, transfer pemain internasional, bola basket putri, serta pengembangan program Basketball without Borders di Asia, Afrika dan Amerika Selatan.

Program Basketball without Borders ini berupa kamp pelatihan bagi kaum muda oleh pemain dan mantan pemain NBA serta staff pelatih yang bertindak sebagai coach dalam kamp yang berlangsung selama beberapa hari ini. Selain itu dalam kesempatan ini dikampanyekan juga tentang pendidikan, kepemimpinan, gaya hidup sehat serta pendidikan dan pencegahan terhadap HIV/AIDS dan obat-obat terlarang.

Program ini telah diadakan di Amerika Selatan (Rio De Janeiro Brasil), Eropa (Treviso Italia) dan Afrika (Johannesburg, Afrika Selatan). Pesertanya adalah remaja usia 16-17 dari berbagai negara di kawasan benua tersebut.

“NBA berkomitmen untuk menggunakan olahraga basket sebagai bahasa dunia untuk mempromosikan persahabatan dan sportsmanship,” ujar Komissioner NBA David Stern. “Lewat Basketball without Borders, kita akan mengajak kaum muda dari berbagai level sosial untuk membuka dialog yang penting dan mengajarkan mereka tentang isu-isu sosial penting seperti pendidikan dan pencegahan HIV/AIDS,” tambahnya.

Para pemain asal Amerika Selatan seperti Lendro Barbosa (Phoenix Suns), Nene (Denver Nuggets), Eduardo Najera (Dallas Maverick) dan Felipe Lopez (eks Minessota Timberwolves) hadir di program yang berlangsung di Rio de Janeiro, Brasil.

Di Trevisio, Italia hadir dua pemain NBA asal Eropa yaitu Jiri Welsch (Boston Celtic) dan Stanislav Medvedenko (LA Lakers). Sedangkan di Johannesberg, Afrika Selatan, Dikembe Mutombo bersama pemain-pemain NBA asal Afrika lainnya terlibat dalam program ini.

Perubahan Peraturan FIBA Dalam Pertandingan Basket
Pertengahan tahun 2004 ini FIBA Central Board telah melakukan pertemuan di Paris, Perancis. Banyak sekali topik yang dibahas dalam pertemuan ini. Antara lain tentang hubungan antara pengurus besar basket di masing-masing negara dengan klub dan liganya, perubahan aturan dalam basket, kriteria baru dalam kualifikasi Olimpiade dan Kejuaraan Dunia yang diselenggarakan FIBA, peraturan yang mengatur tentang agen pemain dan kode etik FIBA yang baru.

Mengenai perubahan peraturan, para pakar teknis telah bekerja untuk menciptakan buku peraturan FIBA dan menghadirkan versi yang lebih ringkas dan simple dari buku peraturan resmi ini. Beberapa perubahan yang berkenaan dengan aturan permainan yang penting adalah:
- Pergantian pemain diizinkan bagi kedua tim yang bertanding setelah pelanggaran terjadi
- Untuk semua pertandingan tim diperbolehkan menggunakan 12 pemain
- Seragam yang menggunakan nomor ganda (dari 1 hingga 99) diperbolehkan dalam kompetisi yang bersifat nasional.

Namun untuk kompetisi dibawah FIBA, nomor yang boleh digunakan adalah 4 sampai 15.
- Pemain yang melakukan dua unsportsmanlike foul akan mengakibatkan pemain tersebut dikeluarkan.
- Pemain yang jatuh dan berpura-pura seolah terkena foul akan menerima satu kali technical foul.
- Technical foul akan diganjar 2 tembakan bebas dan diikuti dengan penguasaan bola oleh tim yang terkena foul (isr)

Bola basket adalah olahraga bola berkelompok yang terdiri atas dua tim beranggotakan masing-masing lima orang yang saling bertanding mencetak poin dengan memasukkan bola ke dalam keranjang lawan. Bola basket sangat cocok untuk ditonton karena biasa dimainkan di ruang olahraga tertutup dan hanya memerlukan lapangan yang relatif kecil. Selain itu, bola basket mudah dipelajari karena bentuk bolanya yang besar, sehingga tidak menyulitkan pemain ketika memantulkan atau melempar bola tersebut.

Bola basket adalah salah satu olahraga yang paling digemari oleh penduduk Amerika Serikat dan penduduk di belahan bumi lainnya, antara lain di Amerika Selatan, Eropa Selatan, Lithuania, dan juga di Indonesia.

[sunting] Sejarah perkembangan

Basket dianggap sebagai olahraga unik karena diciptakan secara tidak sengaja oleh seorang pastor. Pada tahun 1891, Dr. James Naismith, seorang pastor asal Kanada yang mengajar di sebuah fakultas untuk para mahasiswa profesional di YMCA (sebuah wadah pemuda umat Kristen) di Springfield, Massachusetts, harus membuat suatu permainan di ruang tertutup untuk mengisi waktu para siswa pada masa liburan musim dingin di New England.Terinspirasi dari permainan yang pernah ia mainkan saat kecil di Ontario,Naismith menciptakan permainan yang sekarang dikenal sebagai bola basket pada 15 Desember 1891.

Menurut cerita, setelah menolak beberapa gagasan karena dianggap terlalu keras dan kurang cocok untuk dimainkan di gelanggang-gelanggang tertutup, dia lalu menulis beberapa peraturan dasar, menempelkan sebuah keranjang di dinding ruang gelanggang olahraga, dan meminta para siswanya untuk mulai memainkan permainan ciptaannya itu.

Pertandingan resmi bola basket yang pertama, diselenggarakan pada tanggal 20 Januari 1892 di tempat kerja Dr. James Naismith. “Basket ball” (sebutan bagi olahraga ini dalam bahasa Inggris), adalah sebutan yang digagas oleh salah seorang muridnya. Olahraga ini pun menjadi segera terkenal di seantero Amerika Serikat. Penggemar fanatiknya ditempatkan di seluruh cabang YMCA di Amerika Serikat. Pertandingan demi pertandingan pun segera dilaksanakan di kota-kota di seluruh negara bagian Amerika Serikat.

Pada awalnya,setiap tim berjumlah sembila orang dan tidak ada dribble,sehingga bola hanya bisa berpindah melalui pass (lemparan). Sejarah peraturan permainan basket diawali dari 13 aturan dasar yang ditulis sendiri oleh James Naismith. Aturan dasar tersebut adalah sebagai berikut.

  1. Bola dapat dilemparkan ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan.
  2. Bola dapat dipukul ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan, tetapi tidak boleh dipukul menggunakan kepalan tangan (meninju).
  3. Pemain tidak diperbolehkan berlari sambil memegang bola. Pemain harus melemparkan bola tersebut dari titik tempat menerima bola, tetapi diperbolehkan apabila pemain tersebut berlari pada kecepatan biasa.
  4. Bola harus dipegang di dalam atau diantara telapak tangan. Lengan atau anggota tubuh lainnya tidak diperbolehkan memegang bola.
  5. Pemain tidak diperbolehkan menyeruduk, menahan, mendorong, memukul, atau menjegal pemain lawan dengan cara bagaimanapun. Pelanggaran pertama terhadap peraturan ini akan dihitung sebagai kesalahan, pelanggaran kedua akan diberi sanksi berupa pendiskualifikasian pemain pelanggar hingga keranjang timnya dimasuki oleh bola lawan, dan apabila pelanggaran tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mencederai lawan, maka pemain pelanggar akan dikenai hukuman tidak boleh ikut bermain sepanjang pertandingan. Pada masa ini, pergantian pemain tidak diperbolehkan.
  6. Sebuah kesalahan dibuat pemain apabila memukul bola dengan kepalan tangan (meninju), melakukan pelanggaran terhadap aturan 3 dan 4, serta melanggar hal-hal yang disebutkan pada aturan 5.
  7. Apabila salah satu pihak melakukan tiga kesalahan berturut-turut, maka kesalahan itu akan dihitung sebagai gol untuk lawannya (berturut-turut berarti tanpa adanya pelanggaran balik oleh lawan).
  8. Gol terjadi apabila bola yang dilemparkan atau dipukul dari lapangan masuk ke dalam keranjang, dalam hal ini pemain yang menjaga keranjang tidak menyentuh atau mengganggu gol tersebut. Apabila bola terhenti di pinggir keranjang atau pemain lawan menggerakkan keranjang, maka hal tersebut tidak akan dihitung sebagai sebuah gol.
  9. Apabila bola keluar lapangan pertandingan, bola akan dilemparkan kembali ke dalam dan dimainkan oleh pemain pertama yang menyentuhnya. Apabila terjadi perbedaan pendapat tentang kepemilikan bola, maka wasitlah yang akan melemparkannya ke dalam lapangan. Pelempar bola diberi waktu 5 detik untuk melemparkan bola dalam genggamannya. Apabila ia memegang lebih lama dari waktu tersebut, maka kepemilikan bola akan berpindah. Apabila salah satu pihak melakukan hal yang dapat menunda pertandingan, maka wasit dapat memberi mereka sebuah peringatan pelanggaran.
  10. Wasit berhak untuk memperhatikan permainan para pemain dan mencatat jumlah pelanggaran dan memberi tahu wasit pembantu apabila terjadi pelanggaran berturut-turut. Wasit memiliki hak penuh untuk mendiskualifikasi pemain yang melakukan pelanggaran sesuai dengan yang tercantum dalam aturan 5.
  11. Wasit pembantu memperhatikan bola dan mengambil keputusan apabila bola dianggap telah keluar lapangan, pergantian kepemilikan bola, serta menghitung waktu. Wasit pembantu berhak menentukan sah tidaknya suatu gol dan menghitung jumlah gol yang terjadi.
  12. Waktu pertandingan adalah dua babak, masing-masing 15 menit dan 5 menit untuk beristirahat diantara kedua babak.
  13. Pihak yang berhasil memasukkan gol terbanyak akan dinyatakan sebagai pemenang.

Pada Agustus 1936, saat menghadiri Olimpiade Berlin 1936, ia dinamakan sebagai Presiden Kehormatan Federasi Bola Basket Internasional. Terlahir sebagai warga Kanada, ia menjadi warga negara Amerika Serikat pada 4 Mei 1925.

Naismith meninggal dunia 28 November 1939, kurang dari enam bulan setelah menikah untuk kedua kalinya.

[sunting] Perkembangan

Permainan basket sudah sangat berkembang dan digemari sejak pertama kali diperkenalkan oleh James Naismith. Salah satu perkembangannya adalah diciptakannya gerakan slam dunk atau menombok, yaitu gerakan untuk memasukkan dan melesakan bola basket langsung ke dalam keranjang yang bisa dilakukan dengan gerakan akrobatik yang berkekuatan luar biasa.

 

Ilmu Komputer

Filed under: Uncategorized — yolandaryu @ 4:36 am

Ilmu komputer adalah disiplin ilmu yang melingkupi cabang ilmu yang cukup luas, dari masalah teori-teori dasar sampai teknologi aplikasi. Pengklasifikasian Ilmu Komputer biasanya merefer ke Matriks Dennings, yaitu salah satu matriks penggolongan Ilmu Komputer yang diciptakan oleh Peter J. Dennings [1][2].

Klasifikasi ini mengalami beberapa perbaikan, dimana versi terakhir adalah versi tahun 1999 [2][3]. Dalam versi terakhir ini ilmu komputer terbagi dalam 12 subbidang (versi sebelumnya adalah 9 subbidang). 12 subbidang Ilmu Komputer ini adalah:

Algoritma dan Struktur Data
(Algorithms and Data Structures)
Bahasa Pemrograman
(Programming Languages)
Arsitektur
(Architecture)
Sistem Operasi dan Jaringan
(Operating Systems and Networks)
Software Engineering Database dan Sistim Retrieval Informasi
(Database and Information Retrieval Systems)
Artificial Intelligence dan Robotik
(Artificial Intelligence and Robotics)
Grafik
(Graphics)
Human Computer Interaction Ilmu Komputasi
(Computational Sciences)
Organizational Informatics BioInformatik
(BioInformatics)

Dennings memberi catatan khusus untuk bidang BioInformatik sebagai bidang baru yang merupakan gabungan antara Ilmu Komputer dan Biologi, dan saat ini mengalami perkembangan yang cukup signifikan.

Kemudian seiring dengan peningkatan ilmu dan teknologi, ada kemungkinan matriks ini akan mengalami perbaikan lagi di kelak kemudian hari. Baris dalam matriks Denning ini menggambarkan bidang-bidang dalam ilmu komputer. Sedangkan kolom pada matriks menggambarkan paradigma bidang-bidang tersebut, yang direfleksikan dalam tiga hal: Teori (Theory), Abstraksi (Abstraction), dan Desain (Design).

  • Teori: adalah berlandaskan pada pendekatan matematika, dimana untuk mendapatkan suatu teori yang valid, harus melalui proses-proses sbb:

    1. pendefinisian (definition)
    2. pembuatan teorema (theorema)
    3. pembuktian (proof)
    4. penginterpretasian hasil (interpret result)
  • Abstraksi: atau pemodelan (modeling), adalah berlandaskan pada metode eksperimen ilmiah, dimana dalam melakukan invesitigasi terhadap suatu fenomena, harus melalui proses-proses sbb:

    1. membentuk hipotesa (form a hypothesis)
    2. membuat suatu model dan melakukan prediksi (construct a model and make a predition)
    3. mendesain eksperimen dan mengumpulkan data (design an experiment and collect data)
    4. menganalisa hasil (analyze hasil)
  • Desain: adalah berlandaskan pada pendekatann engineering (teknik), dimana pada saat mendesain sebuah sistem atau device untuk memecahkan masalah, harus melalui proses-proses sbb:

    1. menyatakan requirement (state requirements),
    2. menyatakan spesifikasi (state specifications)
    3. melakukan desain dan implementasi sistem (design and implement the system)
    4. melakukan pengetesan terhadap sistem (test the system)

Dari penjelasan diatas, bisa kita pahami bahwa yang bergerak dalam masalah penelitian ilmu komputer akan banyak berhubungan dengan dua kolom pertama matriks (Teori dan Abstraksi). Sedangkan yang bergerak dalam masalah yang lebih teknis dengan memakai pendekatan engineering, akan lebih banyak berkecimpung dalam ruang lingkup dua kolom terakhir matriks (Abstraksi dan Desain).

Klasifikasi Ilmu Komputer

Rangkumkan lengkap klasifikasi ilmu komputer berdasarkan Matriks Denning versi 1999 adalah seperti dibawah. Penulis sengaja melakukan perbaikan, penerjemahan, dan penyingkatan, untuk lebih mempermudah pemahaman terhadap klasifikasi ilmu komputer ini.

  Teori Abstraksi Desain
Algoritma dan Struktur Data Teori Komputabilitas Algoritma Paralel dan Terdistribusi Program Aplikasi
Teori Komputasi Kompleks
Komputasi Paralel Algoritma Efisien dan Optimal
Teori Graf
Kriptografi
Algoritma dan Teori Probabilistik
Bahasa Pemrograman Bahasa Formal dan Automata BNF Bahasa Pemrograman
Turing Machines
Metode Parsing, Compiling, Interpretation
Formal Semantics Translator, Kompiler, Interpreter
Arsitektur Aljabar Boolean Arsitektur Nueman Produk Hardware (PC, Superkomputer, Mesin Von Neumann)
Teori Coding Hardware Reliability
Teori Switching Finite State Machine Sistem CAD dan Simulasi Logika
Teori Finite State Machine Model Sirkuit, Data Path, Struktur Kontrol
Sistem Operasi dan Jaringan Teori Concurrency Manajemen Memori, Job Scheduling Produk OS (UNIX, Windows, Mach, dsb)
Teori Scheduling Model Komputer Terdistribusi File dan File Sistem
Teori Manajemen Memori Networking (Protokol, Naming, dsb) Pustaka untuk Utilities (Editor, Formatter, Linker, dsb)
Software Engineering Teori Reliability Metode Spesifikasi Bahasa Spesifikasi
Program Verification and Proof Metode Otomatisasi Pengembangan Program Metodologi Pengembangan Software
Temporal Logic Tool Pengembangan Software Tool untuk Pengembangan Software
Database dan Sistim Retrieval Informasi Relational Aljabar dan Kalkulus Data Model Teknik Pendesainan Database (Relational, Hierarchical, Network, dsb)
Teori Dependency
Teori Concurrency Skima Database Teknik Pendesainan Database Sistem (Ingres, Dbase, Oracle, dsb)
Performance Analysis
Sorting dan Searching Representasi File untu Retrieval Hypertext System
Statistical Inference
Artificial Intelligence dan Robotik Teori Logika Knowledge Representation Logic Programming (Prolog)
Semantik dan Sintatik Model untuk Natural Language Metode Pencarian Heuristic Neural Network
Conceptual Dependency Model Reasoning dan Learning Sistem Pakar
Kinematics and Dynamics of Robot Motion Model Memori Manusia, Autonomous Learning Teknik Pendesaian Software untuk Logic Programming
Grafik Teori Grafik dan Warna Algoritma Komputer Grafik Pustaka untuk Grafik
Geometri Dimensi Dua atau Lebih Model untuk Virtual Reality Grafik Standar
Teori Chaos Metode Komputer Grafik Image Enhacement System
Human Computer Interaction Risk Analysis Pattern Recognition Flight Simulation
Cognitive Psychology Sistem CAD Usability Engineering
Ilmu Komputasi Number Theory Discrete Approximations, Fast Fourier Transform and Poisson Solvers Pustaka dan Paket untuk Tool Penelitian (Chem, Macsyma, Mathematica, Maple, Reduce, dsb)
Binary Representation Backward  Error Propagation
Teori Quantum Finite Element Models,
Organizational Informatics Organizational Science Model dan Simlasi berhubungan dengan organizational informatics Management Information Systems
Decision Support Systems
Decision Sciences
Organizational Dynamics
Bioinformatik Teori Komputasi Model Komputasi DNA Kimia Organic Memory Devices
Ilmu Biologi Protipe Retina dari Silikon Proyek Database Genom Manusia
Medicine Model Database Genom Manusia Analisa Komputer Terhadap Struktur Enzim untuk Kesehatan

ACM Computing Classification System (CCS)

Association for Computing Machinary (ACM) sebagai asosiasi ilmiah bidang komputer tertua di dunia juga menyusun sistem klasifikasi untuk bidang komputasi (computing), yang terkenal dengan sebutan ACM Computing Classification System (CSS). ACM Computing Classification System terbagi menjadi tiga level, dimana sistem penyusunannya mirip dengan Dewey Decimal Classification System (DCC) yang saat ini digunakan sebagai standar penyusunan katalog buku di perpustakaan-perpustakaan. Sistem Klasifikasi ini terbagi menjadi tiga besar, berdasarkan tahun dikeluarkannya. Klasifikasi selengkapnya adalah seperti dibawah.

  1. Sistem Klasifikasi 1998
  2. Sistem Klasifikasi 1991
  3. Sistem Klasifikasi 1964

Ilmu komputer (Ilkom), atau dalam bahasa Inggrisnya disebut Computer Science (CS), secara umum diartikan sebagai ilmu yang mempelajari baik tentang komputasi, perangkat keras (hardware) maupun perangkat lunak (software). Ilmu komputer mencakup beragam topik yang berkaitan dengan komputer, mulai dari analisa abstrak algoritma sampai subyek yang lebih konkret seperti bahasa pemrograman, perangkat lunak, termasuk perangkat keras. Sebagai suatu disiplin ilmu, Ilmu Komputer lebih menekankan pada pemrograman komputer, dan rekayasa perangkat lunak (software), sementara teknik komputer lebih cenderung berkaitan dengan hal-hal seperti perangkat keras komputer (hardware). Namun demikian, kedua istilah tersebut sering disalah-artikan oleh banyak orang.

Tesis Church-Turing menyatakan bahwa semua alat komputasi yang telah umum diketahui sebenarnya sama dalam hal apa yang bisa mereka lakukan, sekalipun dengan efisiensi yang berbeda. Tesis ini terkadang dianggap sebagai prinsip dasar dari ilmu komputer. Para ahli ilmu komputer biasanya menekankan komputer von Neumann atau mesin Turing (komputer yang mengerjakan tugas yang kecil dan deterministik pada suatu waktu tertentu), karena hal seperti itulah kebanyakan komputer digunakan sekarang ini. Para ahli ilmu komputer juga mempelajari jenis mesin yang lain, beberapa diantaranya belum bisa dipakai secara praktikal (seperti komputer neural, komputer DNA, dan komputer kuantum) serta beberapa diantaranya masih cukup teoritis (seperti komputer random and komputer oracle).

Ilmu Komputer mempelajari apa yang bisa dilakukan oleh beberapa program, dan apa yang tidak (komputabilitas dan intelegensia buatan), bagaimana program itu harus mengevaluasi suatu hasil (algoritma), bagaimana program harus menyimpan dan mengambil bit tertentu dari suatu informasi (struktur data), dan bagaimana program dan pengguna berkomunikasi (antarmuka pengguna dan bahasa pemrograman).

Ilmu komputer berakar dari elektronika, matematika dan linguistik. Dalam tiga dekade terakhir dari abad 20, ilmu komputer telah menjadi suatu disiplin ilmu baru dan telah mengembangkan metode dan istilah sendiri.

Departemen ilmu komputer pertama didirikan di Universitas Purdue pada tahun 1962. Hampir semua universitas sekarang mempunyai departemen ilmu komputer.

Penghargaan tertinggi dalam ilmu komputer adalah Turing Award, pemenang penghargaan ini adalah semua pionir di bidangnya.

Edsger Dijkstra mengatakan:

Ilmu komputer bukan tentang komputer sebagaimana astronomi bukan tentang teleskop

Sejarah

Disiplin Ilmu Komputer sudah muncul sejak era tahun 1940, seiring dengan berpadunya teori algoritma dan logika matematika, serta ditemukannya komputer elektronik dengan kemampuan penyimpanan program. Adalah Alan Turing dan Kurt Godel, yang pada tahun 1930-an berhasil memadukan algoritma, logika, dan penghitungan matematika serta merealisasikannya dalam sebuah alat atau rule system. Prinsip algoritma yang digunakan adalah dari Ada Lovelace, yang dikembangkan 60 tahun sebelumnya.

Penemu algoritma sendiri yang tercatat dalam sejarah awal adalah dari seorang yang bernama Abu Abdullah Muhammad Ibn Musa al Khwarizmi. Al Khwarizmi adalah seorang ahli matematika dari Uzbekistan yang hidup di masa tahun 770-840 masehi. Di literatur barat ia lebih terkenal dengan sebutan Algorizm. Kata algoritma sendiri berasal dari sebutannya ini. Sedangkan komputer analog diciptakan oleh Vannevar Bush pada tahun 1920, dan disusul dengan komputer elektronik yang dikembangkan oleh Howard Aiken dan Konrad Zuse tahun 1930.

Kemudian John Von Neumann mendemonstrasikan salah satu karya fenomenalnya pada tahun 1945, yaitu sebuah arsitektur komputer yang disebut “von Neumann machine”, dimana program disimpan di memori. Arsitektur komputer inilah yang kemudian digunakan oleh komputer modern sampai sekarang.

Tahun 1960 adalah babak baru dimulainya formalisasi Ilmu Komputer. Jurusan Ilmu Komputer pada universitas-universitas mulai marak dibangun. Disiplin ilmu baru ini kemudian terkenal dengan sebutan Ilmu Komputer (Computer Science), Teknik Komputer (Computer Engineering), Komputing (Computing), atau Informatika (Informatics).

Definisi

Seiring dengan perkembangan Ilmu Komputer, dewasa ini banyak sekali peneliti yang mencoba membuat kajian dan melakukan pendefinisian terhadap Ilmu Komputer. Bagaimanapun juga, dasar Ilmu Komputer adalah matematika dan engineering (teknik). Matematika menyumbangkan metode analisa, dan engineering menyumbangkan metode desain pada bidang ini.

CSAB [3] (Computing Sciences Accreditation Board, http://www.csab.org) membuat definisi menarik tentang Ilmu Komputer:

Ilmu Komputer adalah ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan komputer dan komputasi. Di dalamnya terdapat teoritika, eksperimen, dan pendesainan komponen, serta termasuk didalamnya hal-hal yang berhubungan dengan:

  1. Teori-teori untuk memahami komputer device, program, dan sistem
  2. Eksperimen untuk pengembangan dan pengetesan konsep
  3. Metodologi desain, algoritma, dan tool untuk merealisasikannya
  4. Metode analisa untuk melakukan pembuktian bahwa realisasi sudah sesuai dengan requirement yang diminta

Beberapa definisi lain yang lebih abstrak adalah:

Ilmu Komputer adalah ilmu yang mempelajari tentang representasi pengatahuan (knowledge representation) dan implementasinya.

ataupun definisi

Ilmu Komputer adalah ilmu yang mempelajari tentang abstraksi dan bagaimana mengendalikan kekompleksan.

Denning mendefinisikan Ilmu Komputer dalam makalahnya yang cukup terkenal tentang disiplin ilmu komputer [1]. Makalah ini adalah laporan akhir dari proyek dan task force tentang the Core of Computer Science yang dibentuk oleh dua society ilmiah terbesar bidang komputer, yaitu ACM [4] (http://acm.org) dan IEEE Computer Society [5] (http://computer.org).

Ilmu Komputer adalah studi sistematik tentang proses algoritmik yang mengjelaskan dan mentrasformasikan informasi: baik itu berhubungan dengan teori-teori, analisa, desain, efisiensi, implementasi, ataupun aplikasi-aplikasi yang ada padanya. Pertanyaan mendasar berhubungan dengan Ilmu Komputer adalah, “Apa yang bisa diotomatisasikan secara efisien”.

Kita bisa simpulkan dari persamaan pemakaian terminologi dan hakekat makna dalam definisi yang digunakan para peneliti diatas, bahwa:

Ilmu Komputer adalah ilmu pengetahuan yang berisi tentang teori, metodologi, desain dan implementasi, berhubungan dengan komputasi, komputer, dan algoritmanya dalam perspektif perangkat lunak (software) maupun perangkat keras (hardware).

Persepsi Yang Salah Tentang Ilmu Komputer

Beberapa persepsi yang salah kaprah tentang Ilmu Komputer bisa kita rangkumkan seperti dibawah:

  • Ilmu Komputer adalah ilmu yang mempelajari tentang komputer. Ilmu Komputer bukanlah ilmu yang hanya mempelajari tentang komputer, seperti juga ilmu astronomi yang bukan ilmu tentang teleskop, atau ilmu biologi adalah juga bukan ilmu yang hanya mempelajari tentang mikroskop. Komputer, teleskop dan mikroskop adalah alat dari ilmu, dan bukan ilmu itu sendiri.

  • Ilmu Komputer adalah ilmu yang mempelajari tentang bagaimana menulis program komputer.

  • Ilmu Komputer adalah ilmu yang mempelajari tentang pengunaan aplikasi-aplikasi komputer.

 Perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika (telematika) saat ini sangat pesat sekali. Perkembangan teknologi tersebut telah menciptakan suatu revolusi yang disebut dengan revolusi informasi, dunia sekarang terikat menjadi satu oleh sistem elektronik yang menyalurkan berita dan data dengan kecepatan cahaya ke seluruh tempat di dunia ini. Revolusi informasi yang merupakan gabungan antara ilmu pengetahuan dan teknologi telah merubah sumber kekayaan tidak lagi berupa materi-seperti pada revolusi industri- tetapi berupa informasi, pengetahuan yang diterapkan pada pekerjaan untuk menciptakan suatu nilai. Siapa yang menguasai informasi maka ia akan menguasai dunia.

Informatika sebagai suatu ilmu dan komputer sebagai suatu alat telah memunculkan banyak istilah-istilah baru yang kian hari kian bertambah. Kamus Istilah komputer dan Informatika ini diharapkan dapat memberikan penjelasan terhadap istilah-istilah yang ada tersebut. Karena bersifat elektronik maka kamus ini tidak seperti kamus-kamus komputer yang diterbitkan dalam bentuk non elektronik, kamus ini selalu mendapatkan tambahan istilah baru setiap tiga pekan.

Kamus ini bebas untuk didistribusikan, diperbanyak, dikutip baik sebagian atau seluruhnya ataupun disebarkan dalam bentuk elektronik maupun non elektronik dengan tetap menyebutkan nama penyusunnya.

 

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.